Berbuat dan bertindak mengikuti kata hati

Tulisan ini bukan bermaksud untuk menggurui, tapi sekedar memberikan gambaran tentang isi hati ini. Sering kita berpikir dan nggretes dalam hati ” oh indahnya bila dunia sesuai apa yang kita mau dan kehendaki” seperti:

  1. Menginginkan anak-anak kita menjadi anak yang penurut, baik, suka membantu, suka menolong, rajin belajar dan main dan melakukan aktifitas yang produktif dan bermanfaat dalam mengembangkan dirinya serta dapat membantu dirinya menghadapi masa depannya;
  2. Menginginkan isteri/suami yang selalu menuruti apa kata kita, seperti masak makanan kesukaan kita, selalu tersedia makanan dikala kita lapar, selalu tersedia segala keperluan-keperluan kita seperti pakaian, sepatu, dsb.;
  3. Menginginkan tetangga kita tidak mengganggu prifasi dan tidak membuat gaduh, menyenangkan dan tidak membuat masalah;
  4. Di tempat kerja kita pun selalu ingin mendapatkan apa yang kita inginkan;
  5. dsb

Itulah keinginan yang wajar, namun di dunia ini tidak semua berjalan dengan mulus, banyak masalah dan keinginan tidak sesuai dengan realitas. Keluarga (isteri dan anak-anak) mempunyai dunianya sendiri, mereka tumbuh dan berkembang bukan hanya dengan Bapaknya, ada Ibu, ada teman, tontonan, lingkungan sekolah, gen, kemampuan berpikir, latar belakang kehidupannya dsb. Intinya segala macam aspek akan mempengaruhi tindak tanduk dan tutur kata seorang anak maupun seorang isteri. Begitu juga dengan lingkungan kerja, manusia mempunyai berbagai macam prinsip hidup, tujuan hidup, nafsu dalam hidup, orientasi hidup dsb, sehingga manusia di dunia kerja tidak selalu mempunyai pandangan yang sama dalam mengarungi dunia kerjanya. Ada pegawai dengan motivasi tinggi dalam bekerja, walaupun tidak ada atasan yang mengawasinya, ada pegawai yang tidak melakukan aktifitas apapun karena tidak ada atasan, ada pegawai yang ada atasan maupun tidak ada atasan tetap aja tidak melakukan hal-hal yang produktif, ada pegawai yang waktunya dipergunakan hanya untuk ngegame dan melakukan sesuatu sesuai keinginannya dan mengabaikan pekerjaan-pekerjaan kantor. Itulah manusia…

Semua itu karena berbagai macam latar belakang, pola pikir dan tujuan hidup seseorang/masyarakat. Walaupun berbagai macam latar belakang, bila semua orang yang hidup dalam sistem mempunyai tujuan hidup dan prinsip hidup yang sama maka masyarakat atau orang-orang yang hidup dalam sistem tertentu dapat diubah dan diarahkan mempunyai tujuan yang sama, sehingga keinginan kita untuk mewujudkan masyarakat/kelompok masyarakat yang berpikiran sesuai keinginan pemimpinnya dapat diwujudkan. Tetapi seringkali pemimpin dari kelompok masyakarat tidak mempunyai kemampuan untuk memberikan pembelajaran kepada orang-orang yang ada dalam kelompok itu agar mempunyai tujuan dan prinsip hidup yang sama.

Judul dan tulisan memang kurang nyambung, tapi namanya juga ngisi waktu. Kesimpulannya bila kita tidak mempunyai arah dan tujuan yang jelas, maka ikuti kata hati nurani kita, kemana dan apa yang harus kita kerjakan.

Semoga bermanfaat..

Tentang deri aja lah

bekerja efektif, semangat dan bermanfaat
Pos ini dipublikasikan di Uncategorized. Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s