Pekerjaan

Pekerjaan berasal dari kata “kerja” yang berarti profesi. Yah pekerjaan seringkali menjadi keluhan banyak orang, nggak punya kerjaan, punya kesibukan, nganggur, walah pokoknya pusing deh. Di birokrasi profesi pekerjaan yang paling tinggi adalah kepala pemerintahan atau presiden yang paling bawah bisa di bilang adalah pesuruh/penjaga kebersihan kantor. Masing-masing level mempunyai resiko dan tantangan sendiri dan dalam pelaksanaannya pun kesulitan dan kemudahan masing-masing. Disamping itu dalam profesi swasta pun profesi bermacam-macam dari yang paling atas yaitu Direktur Utama sampai pesuruh.  Hal tersebut di atas adalah pekerjaan formal, di pekerjaan non formal lebih beragam dan banyak macamnya, bila kita lihat disekitar kita sebut saja tukang bajaj, supir baik supir busway sampai dengan angkot, tukang sapu jalan, pedagang asongan, pedagang kaki lima, pedagang yang punya toko, pedagang sayur, pedagang keliling, pedagang besar, pedagang kecil, grosiran dsb.  Profesi lainnya yang tak kalah penting adalah petani dari petani gurem sampai petani yang berdasi yang punya lahan luas dan kerjanya cuma mengawasi dan memandori bahkan sekedar terima laporan belaka. Ada pula nelayan, nelayan pancing, nelayan yang dengan tangan kosong, nelayan yang pakai dayung, nelayan kapal, nelayan yang tidak pernah berlayar alias bosnya nelayan. Profesi lain di bidang kesehatan yaitu dokter, ada dokter gigi, dokter spesialis, dokter umum, dokter anak bahkan dokter-dokteran, perawat, ada perawat gigi dan perawat umum. Seabreg jenis profesi atau pekerjaan, ada pula pekerjaan yang kerjanya memata-matai pekerjaan orang alias wartawan, ya… tukang pewarta yang tugasnya membuat berita, apa saja yang dianggap berita untuk disebarkan kepada masyarakat internal maupun dunia. Ada pula pekerjaan yang tugasnya mencarikan pekerjaan untuk orang lain yaitu”calo” atau makelar, banyak macem calo, ada calo tanah, calo pembantu, calo bis, calo legislatif ( eh bukan…calon maksudnya), calo kasus, calo pns, banyak macemnya. Profesi calo sangat tergantung dengan kondisi masyarakat.., dimana masyarakat membutuhkan pelayanan dan jasa tetapi sulit untuk mendapatkan dari biro jasa atau institusi resmi maka disitulah calo bermunculan, intinya masyarakat pengguna adalah setiap individu yang ingin mendapat pelayanan tetapi sulit untuk mendapatkannya dengan baik, maka dengan cara membayar seseorang harapannya akan dilayani dengan baik, di sanalah muncul adanya calo dan jenis layanan apapun bisa ada calo bila pemberi layanan tidak bisa memberikan garansi layanan yang baik dan memuaskan pengguna/konsumen langsung. Beralih dari calo ada pula profesi tukang potong rambut, tukang pijit/urut, tukang cuci baju, tukang spa, pemilik jasa penyewaan kolam renang, penyewaan lap olahraga, waduh… banyak macam dan jenis profesi, karena kebutuhan masyarakat berkembang. Ada penjual mobil baru/bekas ada pula bengkel mobil, bengkel pun macem2 ada yang tukang poles body, ada bengkel kaki-kaki mobil, bengkel cat dsb belum lagi penjual motor dan bengkel motor. Ada pula layanan kesenangan, seperti  industri hiburan musik, tontonan olahraga, tontonan hot dsb. Ada pula jasa pendidikan, baik pendidikan formal maupun non formal, banyak macamnya disana… pokoknya ga kehitunglah jumlah profesi atau pekerjaan dan sangat dinamis. Menurut Robert T Kiyosaki ada 4 kuadran profesi/pekerjaan yaitu:

1. Employee: karyawan swasta dan PNS

2. Self Employee: dokter, akuntan, konsultan, guru/dosen yang mandiri,  

3. Busines Owner seperti pemilik kantin, pemilik toko, pemilik usaha dsb, cukup terima laporan dapat duit.

4. Investor: pemilik saham, ga ngapa-ngapain dapat deviden 

Namun dalam prakteknya banyak jenis dan macam profesi, tapi herannya… banyak orang yang mengeluhkan ga punya kerjaan, sulit mencari pekerjaan, apa karena malas apa karena terlalu banyak milih pekerjaan. Pekerjaan akan muncul selama masyarakat membutuhkan makan, minum, pakaian, kesenangan, pendidikan, kesehatan, mencari penghasilan. Bila kita gali kebutuhan manusia tersebut maka akan banyak sekali profesi yang bermunculan, bila kebutuhan manusia adalah makan, maka pekerjaan yang bisa digali adalah penyedia sarapan pagi: tukang bubur ayam, ketoprak, nasi uduk, nasi rames dsb., belum lagi produk turunannya. Kita bisa menjadi penyedia bahan bubur ayam seperti penyedia beras, bawang, kacang, krupuk dsb…. Sungguh banyak sekali bila kita gali selama manusia masih ada di muka bumi maka disana pasti ada peluang, itu baru makan pagi belum lagi makan siang yang bermacam-macam selera, rasa dan menu serta lokasi. Lantas kenapa si koq manusia seringkali mengeluhkan sulitnya pekerjaan untuk mencari uang….?

 

Tentang deri aja lah

bekerja efektif, semangat dan bermanfaat
Pos ini dipublikasikan di MOTIVASI. Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s